Move On ??

Hawatir keburu ilang aku ingin sekali menuliskan ini, Move On. Iyah akhir-akhir ini aku baru nyadar kalo sebenernya aku butuh sekali move on. Malem ini gara2 nyimak twitnya @RanggaUmara aku jadi terbangun bahwasannya aku harus move on. Move on dari apa?

Move on dari kebimbanganku saat ini, menunggunya, menantinya, seseorang yang belum jelas siapa dia dan apakah dia juga berpikiran sama denganku. Ternyata memang benar wanita terlalu mengingat hal2 kecil bersama seseorang yang spesial sehingga membuatnnya susah move on. Saya suka sekali dengan kata2 @RanggaUmara yang seperti ini, “What’s past is past, forward is the only way you can go. You can look back but never try to turn back. Move On!”, cocok!.

Kesalahanku saat ini aku selalu look back and try to turn back dengan selalu mengingatnya dan hari2 ketika bersamanya, dan aku menginginkan aku akan kembali lagi seperti itu saat ini. Inilah yang menurutku membuatku susah Move On. Aku masih saja megharapkannya, selalu mencari tau keberadaanya, kabarnya, dan apa yang telah ia lakukan. Dan aku mendapat respons yang sungguh sangat berlawanan. Aku mencoba sabar, tenang dan tetap berbaik sangka padanya, tetapi bayangannya seakan selalu ada. Dipikiranpun ada ketika aku telah terselesaikan dari kesibukanku. Aku sudah mengetahui responnya yang begitu acuh dan bahkan sudah seperti lupa tetapi hati ini masih saja merindukannya.

Itulah kesalahanku, saat ini aku baru menyadari bahwa banyak sekali hal yang lebih penting dari memikirkan, berbaik sangka, merindukan seseorang yang mungkin sama sekali tidak menginginkanku. Biarlah aku menjalani hidupku tanpa (bayangan) mu. Tanpa selalu mengharap kehadiranmu. Aku harus menerima dan menjalani keadaan saat ini, melakukan apa yang ada dihadapanku, bukan selalu melihat sesuatu dibelakangku dan mengharapkannya hadir dihadapanku. Terima kasih telah hadir untuk menguatkanku, memberiku pelajaran tentang apa sebenarnya hidup. Selamat menjalani hidupmu dan ternyata Kamu hebat, sudah lebih dulu Move On.

Hanya pengecut dan orang (calon) gagal yang tidak berani Move On!

Sengaja aku tulis apa yang ada dibenakku saat ini karena ini akan berlalu. Tidak mudah mendapatkan hal seperti ini. Dan tidak sengaja aku  telah mem-posting-nya.

Selamat malam.